close
Latihan Direct Link
MediaGosip

Penyakit Kejiwaan Lesti Kejora dan Rizky Billar Disorot Desy Ratnasari, Pantas Dewi Perssik Sindir

Keputusan pasangan artis Lesti Kejora dan Rizky Billar berdamai setelah heboh kasus KDRT jadi sorotan publik.

Mulai Dewi Perssik, Inul Daratista, Irfan Hakim hingga Desy Ratnasari menanggapi sikap Lesti Kejora dan Rizky Billar itu.

Bukan hanya itu, ayah Lesty Kejora yakni Endang Mulyana pun dikabarkan juga kecewa.

Diberitakan sebelumnya, Rizky Billar dan Lesti Kejora telah melangsungkan proses perdamaian di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (18/10/2022).

Sayangnya, dalam perdamaian itu tak ada sosok Endang Mulyana.

Warganet pun menduga jika ayah Lesti Kejora tak hadir karena masih kecewa dengan keputusan sang anak berdamai dengan Rizky Billar.

Namun hal itu tegas dibantah oleh kuasa hukum Lesti Kejora, Sandy Arifin.

Menurutnya, Endang Mulyana sudah menghadiri proses pencabutan laporan pada Jumat (14/10/2022).

“Ayah pada saat perdamaian dan pencabutan hari Jumat hadir. Beliau juga tanda tangan sebagai saksi dari pihak keluarga,” jelas Sandy Arifin, dikutip dari kanal YouTube RCTI Infotainment, Kamis (20/10/2022).

Namun keberadaan Endang Mulyana tak diketahui oleh publik setelah pencabutan laporan.

Menurut Sandy Arifin, Endang Mulyana saat ububerada di sebuah pesantren.

“Dari hari Jumat sampai hari ini saya belum bertemu lagi sama ayah sama ibu ( Lesti Kejora). Tapi yang pasti nanti ke depan kalau mereka sudah kembali, kalau nggak salah tadi lagi dari pesantren. Mungkin nanti kita akan berbicara,” terang Sandy Arifin.

Hal senada disampaikan kuasa hukum Rizky Billar, Hotma Sitompul.

Hotma mengatakan bahwa Endang Mulyana mendukung keputusan Lesti Kejora.

“Baik, baik semua, mendukung (damai dengan Rizky Billar),” ucap Hotma Sitompul.

Sementara, Desy Ratnasari juga bicara soal Lesti dan Billar yang dikutip dari tayangan acara Heart To Heart, Jumat (21/10/2022).

Namun, Desy Ratnasari leabih menanggapi tudingan bahwa Lesti Kejora mengalami Stockholm Syndrome.

Itu adalah penyakit kejiwaan yakni gangguan psikologis yang membuat korban penyanderaan bersimpati pada penyandra.

Ini terjadi setelah Lesti memaafkan Rizky Billar yang sudah melakukan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.

Lesti Kejora dan Rizky Billar, kata Desy Ratnasari, harus dalam kondisi mental yang sama untuk mengalami Stockholm Syndrome.

Namun, dia menilai cuma Lesti Kejora yang kesehatan mentalnya terganggu sebagai akibat KDRT.

“Biasanya, kalau menurut kolega saya yang psikolog klinis, Stockholm Syndrome itu, dua-duanya, pelaku dan korban harus berada dalam posisi setara. Mereka sama-sama mengalami depresi, stres, atau pun mental illness yang sama,” kata Desy Ratnasari.

Oleh karenanya, Lesti Kejora dan Rizky Billar harus sama-sama datang ke psikolog klinis.

Nah, terkait itu, nantinya apakah benar Lesti Kejora alami Stockholm Syndrome.

“Kalau kita mau menyampaikan sebuah diagnosa, apakah Lesti dan Billar begitu, maka ada baiknya mereka datang ke psikolog untuk melihat dan memperbaiki relasi mereka,” ujar Desy.

Malah, Desy Ratnasari beranggapan bahwa Lesti Kejora punya sisi hebat.

Dia sempat memiliki kekuatan untuk melepaskan diri dari Rizky Billar saat melaporkan sang suami.

“Alhamdulillah dia punya kekuatan hal itu untuk menunjukkan, ‘Ini pilihan jalan saya’,” katanya.

Sayangnya, perasaan itu kemudian runtuh ketika sang suami sudah dinyatakan sebagai tersangka.

“Lalu dia mulai menilai menganalisa dirinya, ‘Kok aku di sini ya? Kok aku begini ya?’,” katanya.

“Mungkin saja terjadi pemikiran itu yang membuat dia harus kembali ke jalur hidupnya yang lama, yang membuat dirinya lebih nyaman,” tambahnya.

Sumber : banjarmasin.tribunnews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *