close
Latihan Direct Link
MediaGosip

Nasib Adik Dinar Candy Dikabarkan Hilang Pasca Gempa Cianjur, Siap Beri Imbalan Bagi yang Temukan

Beginilah nasib adik Dinar Candy yang dikabarkan hilang pasca gempa Cianjur yang terjadi (21/11/2022) kemarin.

Dinar Candy juga siap memberi imbalan kepada siapapun yang bisa menemukan dan merawat sang adik.

Diketahui, adik Dinar Candy tengah menimba ilmu di pesanten Al Uzlah, Cipanas, Cianjur.

Pasca gempa berkekuatan M 5,6 yang mengguncang Cianjur, Dinar Candy tak bisa menghubungi sang adik.

Melalui unggahan akun Instagram pribadinya @dinar_candy meminta bantuan untuk mencari sang adik.

Dinar Candy tampak mengunggah foto sang adik.

Pada caption foto tersebut, Dinar Candy juga mencantumkan kontaknya yang bisa dihubungi.

Dinar Candy

“TOLOnG yang nemuin adik aku di pesantren AL-UZLAH cipanas cianjur hubungin +62 821 30858583,” tulis Dinar Candy.

Wanita 29 tahun itu juga berharap siapapun yang menemukan sang adik untuk merawatnya.

Bahkan Dinar Candy berjanji akan memberikan imbalan jika ada yang menemukan sang adik dan membawanya ke rumah sakit.

“Kalau dia Luka atau apa tolong di bawa ke RS paling bagus nanti aku kasih imbalan ..

sampe saat ini belom di gemek an tolong warga cipanas cianjur termukan adik aku @tetenggiri,” sambung Dinar Candy.

Pada unggahan lainnya, Dinar kembali mengunggah potret lawas sang adik.

Kali ini, ia juga memposting foto sang ayah.

Dinar menyebut semua nomor ponsel keluarganya tak ada yang bisa dihubungi.

Kini Dinar hanya bisa berdoa agar adik dan keluarganya bisa selamat dari bencana alam tersebut.

“Semua no HP gak aktif di sana

selamatkan adik aku dan keluarga aku ya allah ,

Tolooong !! Kalau ada info atau apa kabarin kita ya yg lihat adik aku +62 821 30858583,” pungkas Dinar.

Adik Dinar Candy

Dinar hanya bisa berdoa agar adik dan keluarganya bisa selamat dari bencana alam tersebut.

Unggahan tersebut langsung dibajiri komentar dari rekan-rekan sesama artis.

Fitri Salhuteru, Gilang Dirga, Wika Salim hingga Ovy Ratu Srigala turut mendoakan Dinar.

Mereka berharap keluarga Dinar bisa ditemukan dalam keadaan selamat.

@fitri_salhuteru: “Semoga baik baik aja”

@gilangdirga: “semoga baik baik aja

@wikasalim: “Ya Allah .. smga ade baik2 aja segera dtemuin aamiin yra”

@ncess_nabati: “d daerah mana rumah nyaaaa ka”

@dewinie_: “Semoga semua baik2 aja”

Sementara itu, saat dihubungi Tribunnews, Dinar menyebut orang tuanya dalam keadaan baik.

“Iya keluargaku di sana. Alhamdulillah orang tuaku selamat,” kata Dinar sambil menangis.

“Tapi adik aku belum ada kabar masih hilang,” sambungnya.

Dinar Candy mengaku tengah bersiap-siap ke Cianjur untuk menengok orangtua dan mencari keberadaan sang adik yang masih menghilang.

“Aku mau ke Cianjur nih, udah dulu ya,” ucap Dinar Candy.

Diberitakan sebelumnya, gempa 5,6 SR mengguncang Cianjur pada Senin siang.

Gempa pun terasa sampai ke Bandung dan Jakarta.

Beredar kabar banyaknya anak-anak yang menjadi korban dari gempa Cianjur.

Mengutip Tribun Seleb, ‘Sang Adik Hilang Pasca Gempa Cianjur, Dinar Candy Siap Beri Imbalan Bagi yang Menemukan & Merawatnya’.

Update Jumlah Korban

Hingga pukul 21.50 WIB tadi malam, sudah 162 orang meninggal dunia.

Dari jumlah tersebut, mayoritas adalah anak-anak.

Selain itu, 25 orang masih tertimbun reruntuhan serta ratusan orang mengalami luka-luka dengan mayoritas patah tulang dan luka di kepala.

Sedangkan jumlah bangunan yang rusak akibat gempa tersebut hampir mencapai 3.000 unit.

Meski tak berpotensi tsunami, namun gempa darat yang berpusat di Barat Daya Cianjur dengan koordinat 6.84 LS-107.05 BT (kedalaman 10 kilometer) itu juga memaksa 13.784 warga mengungsi di 14 titik.

Gempa tersebut juga menyebabkan longsor yang menutup sejumlah jalan lintas provinsi di Cianjur.

“Tercatat di call center BPBD ada 162 yang meninggal dunia.

Mayoritas yang meninggal dunia adalah anak-anak, kita sangat prihatin,” ucap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di Pendopo Bupati Cianjur, tadi malam pukul 21.30 WIB.

Menurut Kang Emil–sapaan akrab Ridwan Kamil–banyaknya anak-anak yang meninggal karena saat gempa terjadi mereka sedang belajar di sekolah, madrasah, dan pesantren.

Namun, Ridwan Kamil mengaku belum mendapat data pasti berapa jumlah anak-anak yang menjadi korban gempa bermagnitudo 5,6 itu.

“Nah, per malam ini kita masih mengklasifikasi persentasenya, tapi laporan di lapangan selalu menyebutkan secara kualitatif mayoritas anak-anak,” tuturnya.

Sementara rumah rusak dengan skala 60-100 persen berjumlah 2.345 unit.

Selain itu ada 2-3 lokasi jalan yang terisolasi.

Sementara jalan nasional dilaporkan sudah kembali normal.

Namun, tambah Kang Emil, pihaknya belum mendapat laporan lebih lanjut terkait lima mobil yang terperangkap.

Dilaporkan juga dua gardu listrik padam dan hanya satu yang berfungsi.

Sementara itu, berdasarkan data yang dikeluarkan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sekitar pukul 19.34 WIB tadi malam, warga yang meninggal tersebar di Desa Rancagoong, Kecamatan Cilau, Desa Limbagansari, Kecamatan Cianjur, dan Kecamatan Cugenang.

Sementara itu, 25 orang yang masih tertimbun runtuhan bangunan berada di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam siaran pers resmi, tadi malam, menyebutkan, infrastruktur di Kabupaten Cianjur yang rusak terdiri atas 2.272 rumah, satu pesantren, satu rumah sakit (RSUD Cianjur), empat gedung pemerintah, tiga sarana pendidikan, satu sarana ibadah, dan 1 Lembaga pemasyarakatan (LP).

Selain di Cianjur, kerusakan infrastruktur yang rusak juga tercatat di Kabupaten Bogor yaitu 46 rumah, Kabupaten Sukabumi 443 rumah, dan Kota Sukabumi 14 rumah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih terus melakukan pendataan terkait jumlah korban jiwa dan kerusakan infrastruktur.

Sumber : suryamalang.tribunnews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *