close
Latihan Direct Link
MediaGosip

Galih Ginanjar Sebut King Faaz Dulu Pukul Teman Karena Ajarannya, Kini Bangga Turunkan Sifat Genitnya: Pinter Ngerayu

Pernyataan Galih Ginanjar soal King Faaz, anak kandungnya dari pernikahan dengan Fairuz A Rafiq menjadi sorotan.

Baru-baru ini Galih Ginanjar mengungkit masa lalu King Faaz.

Bahkan Galih Ginanjar sesumbar soal persamaannya dengan King Faaz.

Akibatnya, Galih Ginanjar pun menuai kritik warganet.

Galih Ginanjar mengungkap hal itu saat berbincang dengan Feni Rose.

Di momen itu, Galih Ginanjar sempat mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengajarkan King Faaz untuk bela diri.

“Pada saat itu bela diri. Karena Faaz itu orangnya selalu mengalah jadi di sekolah waktu itu mainannya di ambil dia diem aja saking baiknya tuh anak jadi ya diem aja,” ujar Galih Ginanjar.

Akibat ajarannya itu, King Faaz sampai memukul temannya.

“Aku jadi bilang Faaz ayok kita belajar pukul pukulan.

Eh besoknya laporan gurunya, Pak anak bapak mukulin temen-temennya” sambung Galih Ginanjar, dikutip TribunJatim.com dari TribunLampung.

Di hadapan Feni Rose, Galih Ginanjar lantas membeberkan kalau ia dulu mengajar King Faaz soal bela diri.

Di kesempatan yang sama, Galih Ginanjar menyebut King Faaz memiliki sifat genit seperti dirinya.

Galih mengatakan bahwa dirinya sering memantau King Faaz lewat media sosial hingga akhirnya berkomentar mengenai King Faaz yang dikabarkan dekat dengan buah hati Anang Hermansyah dan Ashanty, Arsy Hermansyah.

“Apalagi video dia yang sama Arsy ya, genitnya sama. Genitnya sama aku juga sama,” ungkap Galih Ginanjar.

“Oh genitnya sama kek kamu?” tanya Feni Rose dengan menyindir.

Namun Galih Ginanjar nampak tak sadar mengenai sindiran tersebut dan kembali mengatakan bahwa King Faaz mirip dengannya.

“Iya bukan gue yang bilang tapi temen temen gue yang ngirim ‘Gal kok genitnya sama kayak lu ya?” Galih Ginanjar yang kemudian tertawa.

“Gue bilang, ‘Masa?’. Gue lihat, ‘Oh iya mirip juga ya’, gitu sih. Sangat perhatiannya, ngerayu cewek begitu sama,” sambungnya

Sejumlah netizen pun lantas memberikan komentar berisi cibiran kepada penyataan dari Galih Ginanjar.

Ia dianggap tak pantas untuk mengurusi King Faaz yang telah Ia campakkan.

Banyak pihak menilai jika Galih terlalu mengada-ada sementara dirinya diketahui tak mengakui King Faaz sebagai putra kandungnya.

“kok auto semakin mempermalukan diri Lo sendiri ya..Ngajarin anak berantem kok bangga”.

“Kok gak malu ya sdh mendzolimi maminya Faaz … Yg sakit hatinya sdh sampai di titik terendah saat ini”.

“Mba feni rose tatapannya gimana gitu. “.

“Dahlah ga usah sbut2 nama anak lo mulu ga inhet dl nelantarinny gmna kok w yg jijik jdinya”.

“Anak dh besar baru, di bilang sama, baru di bilang mirip ini lh itulah,.. Darii mamaknya semua kebaikan itu,.. Anak mu pn paham, kykmn kau menyakiti melukai perasaan mamaknya! Ga ush melakukan usaha, agar anak mu lihat kalau kau itu baik, org baik tdk mengatakan dia baik! Baik itu dr tidakan bukan perkataan!”.

“Astaghfirullah, gak malu ya. Udh nyakitin mamanya Faaz, nlantarin Faaz sampai mau tes DNA segala, trs skrng mau apa lagi?? Aneh” ungkap netizen.

Akankah King Faaz dan Galih Ginanjar bertemu? Sonny Septian beri tanggapan.

Sebelumnya, Galih Ginanjar mengaku menyesal karena tidak pernah dekat dengan King Faaz yang kini sudah berusia 10 tahun.

Galih Ginanjar mengatakan, hal itu menjadi penyesalan terbesar dalam hidupnya.

“Gue cuma menyesal kepada diri gue sendiri. Gini, zaman keemasan anak itu dimulai dari balita sampai SD karena SMP itu sudah sibuk dengan teman, SMA apalagi punya pasangan, kuliah jarang pulang,” kata Galih Ginanjar ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (14/4/2022).

“Nah, pada saat masa keemasan ini adalah saat di mana anak komunikasi penuh dengan orangtua. Nah, yang saya sesali itu tidak ada di situ,” ujar Galih lagi, dikutip TribunJatim.com dari Kompas.com.

Meski menyesal tak punya kedekatan khusus dengan King Faaz, Galih Ginanjar berharap agar ke depan hubungannya dengan King Faaz bisa lebih baik.

“Insya Allah, dalam waktu dekat ini saya berusaha menjadi pribadi yang lebih baik, melupakan masa lalu, dan menatap masa depan. Saya ingin menjalin tali silahturahmi, terutama dengan Faaz,” tutur Galih.

Sumber: Tribunjatim

Leave a Reply

Your email address will not be published.