close
Latihan Direct Link
MediaGosip

Fakta Pemakaman Dorce yang Tak Sesuai dengan Wasiatnya, Dimakamkan Sebagai Laki-laki dan Nisan Bernama Dedi Yuliardi

Inilah sederet fakta pemakan Dorce Gamalama yang dimakamkan sebagai laki-laki.

Seperti diketahui proses pemakaman aktris senior, Dorce Gamalama menjadi perhatian publik tanah air.

Satu di antaranya ialah nisan di kuburan Dorce Gamalama yang tertulis nama Dedi Yuliardi Ashadi.

Dorce Gamalama meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19 hingga sakit gula.

Dorce Gamalama pun akan dimakamkan dengan protokol Covid-19.

Sebelum berpulang, Dorce Gamalama memang sudah memiliki penyakit yang cukup serius.

Jenazah Dorce Gamalama dimakamkan sebagai laki-laki, sesuai permintaan keluarga sang artis akan dimakamkan di TPU Bantar Jati, satu liang lahat dengan sepupu.

Berikut fakta-fakta pemakaman Dorce Gamalama yang mengharukan.

1. Dimakamkan Sebagai Laki-laki

Pengurus Masjid Al Hayyu, Ustaz Anan Muhajir, mengatakan bahwa Dorce Gamalama dimakamkan di TPU Bantar Jati atas keinginan keluarga.

Dorce Gamalama menginginkan ingin dimakamkam secara perempuan.

Keinginannya itu sempat menuai pro dan kontra.

“Dimakamkan secara perempuan itu kita serahkan semua kepada Allah. Itu kan cuma keinginan beliau, yang ngurusin kan kita semua,” ucapnya.

Namun Anan Muhajir mengatakan sesuai syariat Islam, agama yang dianut Dorce, maka ia harus dimakamkan sesuai dengan asalnya.

“Kita semua tahu beliau dilahirkan seperti apa ya kita kembalikan lagi ke asal,” sambungnya.

Seperti dilansir dari Tribunnews: Fakta Pemakaman Dorce Gamalama, Dikubur sebagai Laki-laki, Nisan Tertulis Nama Dedi Ditutupi Foto

Anan Muhajir menyebut memakamkan Dorce Gamalama secara laki-laki sesuai dengan syariat islam.

“Karena yang penting kita lihat keimanan dia ke Allah SWT, saya enggak lihat yang lain-lain dulu,” ujar Anan Muhajir.

2. Nisan Bertulis Nama Dedi Yuliardi Ashadi Ditutupi Foto Dorce Gamalama

Meski fisiknya adalah wanita, akan tetapi Dorce Gamalama terlahir sebagai pria dengan nama Dedi Yuliardi Ashadi.

Karena itu, nama yang tertulis di nisannya, yaitu Dedi Yuliardi Ashadi. Bukan Dorce Gamalama.

Kendati demikian, pihak keluarga tidak ingin memperlihatkan nisannya, agar menghindari polemik.

Makanya, pihak keluarga menutupi nisan tersebut dengan foto mendiang Dorce.

Lantas, mengapa namanya dari Dedi Yuliardi Ashadi menjadi Dorce Gamalama?

Dilansir dari berbagai sumber, sebelum nama Dorce muncul, mendiang sempat menggunakan nama lain yaitu Dorce Ashadi, Dorce Urang Aring, Dorce Manice, Dorce Elkafeer.

Hingga akhirnya, nama Dorce diberikan oleh rekannya yang merupakan pemimpin di kelompok tari waria, Fantastic Dolls, Myrna.

Sedangkan Gamalama merupakan nama dari Gunung Gamalama di Pulau Ternate, Kepulauan Maluku.

3. Ingin Makamnya Tak Disemen, Hanya Rumput Tanpa Pakai Nisan

Dorce Gamalama dalam wawancaranya dengan Denny Sumargo, mengungkap keinginannya agar tempat peristirahatan terakhirnya ditumbuhi rumput-rumput tanpa diberi batu nisan.

“Saya tidak mau makam disemen, nggak usah pakai nama, pakai rumput aja cukup,” kata Dorce, dikutip dari kanal Youtube Denny Sumargo.

Presenter senior yang dijuluki Bunda Dorce itu juga membeberkan pesan yang selalu diucapkan kepada anak-anak.

Dalam pesan tersebut Dorce meminta agar anak-anaknya tidak menyakiti hatinya dengan cara apapun.

“Saya bilang sama anak-anak, jangan sakitin mama karena umur mama nggak panjang,” kata Dorce.

4. Sudah Siapkan Kafan

Dalam perbincangan dengan Denny Sumargo, Dorce juga mengatakan bahwa ia telah mempersiapkan semua keperluannya jika dipanggil oleh sang Maha Kuasa.

Mulai dari tempat pemakaman hingga kain kafan bahkan sudah disiapkan oleh sang artis sejak lama.

“Saya punya kain kafan sendiri, saya punya kuburan sendiri. Iya (sudah disiapkan), saya punya sendiri.”

“Rumah saya di Lubang Buaya, itu masjid, nah sebelahnya tempat saya itu pulangnya,” terangnya.

5. Keinginan Dorce soal Kafan ini Dipenuhi Keluarga

Pantauan Tribunnews.com (grup Suryamalang), keluarga terlihat mengeluarkan satu koper besar berwarna merah dan tergesa-gesa membawa koper tersebut masuk ke ruang tunggu keluarga.

Terlihat beberapa orang yang berada di ruang tunggu menitikan air matanya bertemu sanak keluarga lainnya yang berdatangan dan saling berpelukan.

Dari kejauhan, keluarga sampai saat ini masih menunggu di halaman ruang tunggu untuk bisa masuk ke dalam melihat jenazah Dorce Gamalama.

Sebelum koper dibawa petugas rumah sakit, salah satu perwakilan keluarga Dorce Gamalama sempat berpesan agar mereka menjaga baik-baik kebersihan kain kafan tersebut.

“Kafannya jangan sampai kotor ya, pak,” ucap anggota keluarga Dorce Gamalama yang tidak diketahui namanya, Rabu (16/2/2022).

Lebih lanjut terdengar keluarga menyebut kain kafan tersebut merupakan titipan Dorce Gamalama sebelum meninggal dunia.

“Ini amanah, pak. Jangan sampai kotor ya,” tutur anggota keluarga Dorce Gamalama yang lain.

6. Tangisan Sang Anak Angkat

Siti Fatimah Tuzzahra, anak angkat Dorce Gamalama begitu sedih, pilu, dan terpukul akan meninggalnya sang ibunda untuk selama-lamanya.

Pantauan Wartakotalive di pemakaman Dorce Gamalama di TPU Bantar Jati, Setu, Jakarta Timur, Rabu (16/2/2022), Siti Fatimah Tuzzahra begitu lemas dan selalu menangis.

Terlebih ketika peti jenazah Dorce Gamalama dimasukan kedalam liang lahat, Siti Fatimah Tuzzahra menangis histeris.

“Mama…,” teriak Siti Fatimah Tuzzahra sambil menangis histeris.

Bahkan, sampai pemakaman selesai dan menabur bunga, Fatimah masih menangis. Ia seakan tak percaya Dorce meninggalkan dirinya untuk selama-lamanya.

“Mamah…,” ucap Siti Fatimah Tuzzahra lirih.

Fatimah pun terus berada disisi kiri makam dari Dorce. Ia terus memegang tanah makam ibunya itu sambil memegang satu persatu kembang yang sudah ditaburkan.

Usai pemakaman, Fatimah tak bisa memberikan komentar akan meninggalnya Dorce Gamalama karena masih berduka dan sedih akan meninggalnya sang ibunda.

“Maaf ya,” ujar Fatimah.

Sumber: Suryamalang

Leave a Reply

Your email address will not be published.