close
Latihan Direct Link
MediaGosip

Dicap Anak Pembawa Sial sampai Mau Bunuh Diri, Terungkap Penderitaan Ruben Onsu hingga Alami Trauma

Sosok Ruben Onsu tak pernah absen mengisi layar kaca.

Pasalnya beberapa acara ternama di televisi, sukses dibintangi Ruben Onsu.

Selain itu, Ruben Onsu juga dikenal memiliki beberpa bisnis di luar kiprahnya sebagai artis.

Tak heran keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah, menjadi salah satu keluarga artis kaya raya.

Memiliki karir dan harta yang berlimpah, Ruben Onsu juga beruntung memiliki keluarga yang harmonis.

Pasalnya Ruben Onsu dan Sarwendah memang dikenal suami istri yang sering mengumbar keromantisan.

Bahkan tak pernah ada gosip miring yang terdengar diantara Ruben Onsu dan Sarwendah.

Punya karir dan keluarga yang sempurna, tak ada yang tahu jika Ruben Onsu pendam trauma.

Ruben Onsu (tengah) membongkar masa lalu hidup Betrand Peto setelah sekian lama dipendam.

Hal ini disampaikannya kala menjadi bintang tamu di acara Alvin In Love.

Dipendam dalam hati, Ruben Onsu kenang masa lalunya saat dicap sebagai anak pembawa sial.

Dijelaskan Ruben Onsu, keluarganya meyakini bahwa 15 merupakan angka sial. Sedangkan ia sendiri lahir pada 15 Agustus 1983.

Dari sanalah, trauma Ruben Onsu mulai menghantuinya.

Bahkan gegara tudingan tersebut, ia pun juga meyakini bahwa dirinya memang pembawa sial.

“Jadi cap anak pembawa sial itu sudah tertanam di dalam diri saya dari kecil,” terang Ruben Onsu

Ia merasa demikian lantaran setiap hari ulang tahun, orang tuanya selalu dalam keadaan tak memiliki uang.

Ruben Onsu dan Onyo

Suami Sarwendah ini hanya pernah merayakan ulang tahun saat usianya tujuh tahun.

Itu pun lantaran sang ibu meminjam uang kepada orang lain demi merayakan ulang tahunnya.

“Tapi emang emang bener ketika saya ulang tahun pasti pas uang sudah habis.”

“Jadi saya ngerasain tiup lilin umur 7 tahun, itupun mamah saya pinjem uang,” kata Ruben Onsu.

“Berikutnya 15 tahun itu pun sama temen-temen kerja, selanjutnya ya saya sendiri,” sambung Ruben Onsu.

Dari pengalaman itu lah membuat Ruben Onsu sedih saat mendengar lagu Ulang Tahun.

“Setiap denger lagu ulang tahun itu pasti saya nangis, karena saya nggak pernah (dengar) lagu itu dulu.”

“Gua agak trauma dengan lagu ini nih,” pungkas Ruben Onsu.

Sempat ingin bunuh diri

Punya kehidupan yang nyaris sempurna, siapa sangka rupanya Ruben Onsu justru pernah terpikir untuk bunuh diri.

Dengan tekat yang bulat, keinginan Ruben Onsu untuk mengakhiri hidupnya tak main-main.

Beruntungnya, Ruben Onsu tersadar pasca dirinya mendengar suara Betrand Peto.

Hal tersebut ia ceritakan pada Eko Patrio dalam channel YouTube Sikopat Channel beberapa waktu lalu.

Awalnya Ruben Onsu menceritakan dulu bahwa ia beberapa kali berniat mengakhiri hidupnya menggunakan pisau di dapur.

“Lo pernah ada niat bunuh diri?,” tanya Eko Patrio.

“Pernah, pernah,” jawab Ruben Onsu.

Kaget dengan jawaban Ruben Onsu, Eko Patrio langsung menyarankan suami dari Sarwendah itu untuk ke psikiater.

“Kalo udah gitu ke psikiater lu harusnya. Kenapa niat bunuh diri? Banyak yang iri sama kesuksesan Ruben Onsu,” ujar Eko.

“Karena menurut gue itu solusi, selesai udah hidup gue,” kata Ruben Onsu.

Rupanya keinginan Ruben untuk mengakhirinya terjadi dalam kurun waktu setahun hingga dua tahun belakangan.

“Kapan (niat bunuh diri)?,” kata Eko Patrio penasaran.

“Itu setahun ke belakang, gue bolak balik dapur liat pisau mikir. Bukannya lewatin tapi mikir ‘ambil nggak, ambil nggak’ gua mikir ntar di rumah ada pembunuhan tapi kan gue bunuh diri,” tutur Ruben Onsu.

Setidaknya seingat Ruben dua kali ia terpikir untuk bunuh diri dan semua itu berhasil diselamatkan oleh istri dan putranya.

“Dua kali pernah. Karena ada satu hal yang susah gue ceritain, yang bikin gue (nggak jadi) tuh karena ada suara bini gue mangil ‘yang gini gini gini’ gituu,” ucap Ruben.

“Dan yang ke dua itu karena ada Betrand. Dia kan dikit-dikit ‘ayah’. Dan suara anak itu yang bikin gue sadar (nggak jadi bunuh diri),” terangnya.

Ruben Onsu mengakui bahwa selalu ada beban pikiran dalam hidupnya yang membuatnya lelah.

Bahkan ia sudah 7 tahun secara rutin berkonsultasi ke psikolog.

Sumber : palembang.tribunnews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *