close
Latihan Direct Link
MediaGosip

Dianggap Tampil Berlebihan, Dewi Perssik Dicibir, Eks Saipul Tegaskan Skill ‘Bukan Goyang Ranjang’

Baru-baru ini Dewi Perssik tampil maksimal di sebuah acara yang digelar oleh sebuah radio kenamaan di Bandung.

Dalam acara itu, Dewi Perssik tampil dengan goyangan yang menghebohkan panggung acara.

Penonton yang hadir tampak begitu gembira terpukau menyaksikan penampilan Dewi Perssik yang menghebohkan.

Mantan istri Saipul Jamil pun membagikan video aksi goayangannya itu di media sosial Instagram.

Tampak dalam video, Dewi Perssik melakukan aksi split hingga goyang gergaji dan mengajak penonton untuk jaipongan.

Meski tampil maksimal, Dewi Perssik mendapat sindiran dari seorang warganet.

Tampak warganet tersebut tak menyukai apa yang dilakukan Dewi Perssik.

“Lagi ngapain sih? gak begitu banget kali?” tulis komentar warganet.

Membaca komentar tersebut, Dewi Perssik bereaksi.

Dewi Perssik menjelaskan pada warganet itu perihal apa yang dilakukannya.

Menurut Dewi, apa yang ia lakukan tak merugikan orang lain.

Tak ada yang berubah dari sosok Dewi perssik dari dulu.

Sudah lama, Dewi Perssik terkenal dengan goyangannya yang membahana.

Sosok Dewi Perssik juga santer dengan goyang gergaji.

Dewi Perssik pun membalas sindiran yang dilontarkan oleh warganet.

Melalui Instagram story, Dewi Perssik merespon sindiran itu.

Dewi Perssik tanggapi permohonan permintaan maaf haters

“Lucu deh mbak-mbak ini, maksudnya tuh gimana? saya dari dulu memang goyang, tidak ada yang berubah”

Dewi Perssik pun menjelaskan bahwa untuk melakukan tarian atau goyangan dibutuhkan skill yang mumpuni.

Tidak sembarang orang bisa melakukannya. Tarian dan goyangan yang penuh estetikan butuh skill dan belajar.

Dewi yang nampaknya kesal pun membandingkan goyangannya dengan goyang ranjang.

Menurutnya, setiap orang bisa melakukan goyang ranjang, namun tidak semua orang bisa menampilkan goyangan yang penuh estetika.

“Satu lagi ya mbak cantik, orang menari dan bergoyang itu dibutuhkan skill, bukan goyangan ranjang, semua orang bisa goyang ranjang, tapi gak semua orang bisa bergoyang atau nari dengan penuh estetika, dibutuhkan skill, perlu belajar”

Dewi mengatakan bahwa orang yang sudah belajar menari pun belum tentu bisa luwes.

Semua dibutuhkan skill dan belajar.

Goyangannya dikritik, Dewi Perssik balas komentar warganet dengan penjelasan yang menohok, bandingan goyangannya dengan goyang ranjang.

Dewi Perssik mengucapkan seharusnya goyangan itu tak boleh dianggap remeh atau ditertawakan.

Menurutnya, seharusnya warganet itu merasa terinspirasi untuk mau belajar menari.

“Sudah belajar pun belum tentu bisa luwes, semua tarian atau goyangan seperti jaipong itu butuh skil, jadi gak boleh diketawain, harusnya mbak merasa terinspirasi” sambung Dewi Perssik.

Dewi Perssik tak berharap dirinya diremehkan atau dihina bahkan difitnah oleh orang-orang.

Diketahui tepat pada Senin (14/11/2022), Dewi Perssik akan menjalankan proses mediasi pada hatternya yang bernama Winarsih.

Melalui sosial media, Winarsih mengundang amarah sang biduan.

Oleh sebab kemarahan Dewi Perssik, Winarsih harus bersiap menempuh jalur hukum.

Meski sudah meminta maaf dan memohon ampun pada Dewi Perssih, nampaknya pelantun lagu Hikayat Cinta itu bertekad untuk melanjutkan proses hukum.

Dengan begitu, Winarsih mau tak mau terus dihantui dengan hukuman penjara.

Winarsih tertekan dan tampak seperti terkena tekanan batin.

Winarsih hanya tertunduk dan kesulitan dalam berucap, seolah mentalnya terganggu, Dewi Perssik lanjutkan proses hukum.

Ketika berhadapan dengan wartawan, Winarsih tampak seperti orang depresi yang enggan untuk berucap banyak kata.

Winarsih hanya tertunduk sembari menampilkan ekspresi muka yang memelas.

Hal itulah yang berusaha diajarkan oleh Dewi Perssik kepada masyarakat.

Dewi Perssik berharap kasus Winarsih tersebut bisa menjadi pembelajaran bagi smeua kalnagan supaya berhati-hati dan bijak dalam mengendalikan media sosial.

Jangan hanya garang di media sosial, namun kicep ketika berhadapan langsung.

Semua tindakan yang ada di media sosial pasti memiliki konsekuensinya.

Diketahui, proses mediasi yang seharusnya digelar pada Rabu (9/11/2022) ditunda.

Penundaan mediasi pada Rabu lalu disebabkan Dewi Perssik sedang berada dalam kondisi yang tidak sehat.

Hal tersebut disampaikan oleh kuasa hukumnya, Sandy Arifin.

Haters Dewi Perssik lakukan permintaan maaf secara langsung

“Sebenernya agendanya hari ini ada agenda mediasi, kita diinformasikan dari penyidik dan saya sudah juga menyampaikan ke mbak Dewi tapi, barusan kami dapat kabar kalau beliau kurang sehat,” ungkap Sandy Arifin dikutip dari Tribunnews.com.

Proses mediasi rencananya akan digelar hari ini, Senin (14/11/2022).

Dalam proses mediasi terakhir tersebut, Winarsih berusaha ingin Dewi Perssik memaafkan dan membebaskannya dari jeratan hukum.

Mengetahui hukuman yang akan ditimpanya, Winarsih sangat tertekan seolah seperti depresi.

Sejumlah warganet menduga bahwa mental Winarsih sepertinya telah bermasalah oleh sebab ketakutannya pada hukuman penjara.

Pasalnya, dengan ekspres memelasnya, Winarsih sulit berkata-kata.

Bahkan ketika diwawancarai oleh wartawan, Winarsih hanya mengucapkan kata permohonan maaf saja.

Tak ada kata lain yang keluar dari mulut Winarsih selain kata maaf.

Tampak raut muka yang ditampilkan Winarsih cukup memprihatinkan.

Dalam video yang beredar ketika berada di Polres Metro Jakarta, Winarsih tampak ketakutan bahkan enggan untuk menatap kamera wartawan.

Dewi Perssik ogah cabut laporan, ingin beri pelajaran untuk sang haters.

Walau begitu, Dewi Perssik nampaknya tak memedulikannya, dirinya tetap melanjutkan proses hukum.

Dewi Perssik bertekad memberikan efek jera pada para oknum-oknum yang memakai media sosial.

Meski demikian, Winarsih akan tetap mengupayakan perdamaian dengan Dewi Perssik.

Diketahui, Dewi Perssik terlibat perseteruan dengan fans Lesti Kejora dan Rizky Billar.

Biduan dangdut itu dihujat oleh sebab mengkritik keputusan Dewi Perssik dengan sang suami.

Walau demikian, Dewi Perssik saat itu hanya membahas seputar masalah KDRT.

Dewi Perssik mengaku tidak menyinggung Lesti Kejora maupun Rizky Billar.

Oleh sebab itu, Dewi melaporkan beberapa warganet yang melontarkan kata-kata tidak pantas pada 31 Oktober 2022.

Dewi Perssik sudah memaafkan Winarsih oleh sebab aksi fitnah dan menghujatnya.

Meski begitu, Dewi Perssik menyerahkan keputusan hukum pada keluarganya.

Menurutnya, pihak keluarga juga telah dirugikan akibat fitnah dan pencemaran nama baik oleh Winarsih.

Dewi Perssik

Dikutip dari Tribunnews.com, Dewi Perssik diduga masih bimbang apakah dirinya ingin melanjutkan proses hukum atau tidak.

Lantaran kakak Dewi Perssik, Mas Bin meminta melanjutkan proses hukum.

Sang kakak nampaknya ingin memberikan efek jera pada oknum dengan memenjarakan sang haters.

Sedangkan ibunda Dewi Perssik, Sri Muna saat ditanya untuk kelanjutan hanya memilih diam.

Ibunda Dewi Perssik tak berani menuturkan kata-kata apapun.

Dikutip dari Tribunnews.com yang melansir dari kanal YouTube Cumi-cumi, Dewi Perssik menyampaikan dirinya menunggu keputusan sang ibunda.

“Kan emang sebelumnya kita rembukan dulu, musyawarah, jadi keputusan ini bukan untuk saya saja, tapi keputusan bersama keluarga,” beber Dewi, Minggu (14/11/2022).

“Kalau abang saya sih bilang suruh teruskan, tapi kalau mami sendiri diam.” ujarnya

Dewi Perssik berharap proses mediasi ini bisa menghasilkan keputusan yang memuaskan.

Sang biduan berusaha untuk menemukan jalan keluar terbaik bagi kedua pihak.

Namun, jika sidang hari ini tidak menghasilkan jalan keluar, maka kasus Dewi dengan haters akan naik ke persidangan.

Dewi Perssik siap menyiapkan amunisinya untuk menjebloskan Winarsih ke penjara meski oknum tersebut menampakkan raut muka yang tertekan seolah mentalnya terganggu.

Menurut Dewi, fitnah merupakan suatu kejahatan.

Hingga merugikan nama baik Dewi Perssik.

(TribunStyle.com/Dika Pradana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *