close
Latihan Direct Link
MediaGosip

Belajar dari Sakit Kanker Ovarium yang Sempat Menggerogoti Tubuhnya, Shahnaz Haque Kapok dan Tak Mau Lagi Simpan Makanan di Kulkas Seumur Hidup

Anda pasti tidak asing lagi dengan sosok Shahnaz Natashya Haque atau lebih dikenal sebagai Shahnaz Haque bukan?

Wajahnya sering wara wiri di layar kaca sebagai presenter tersohor.

Namun, siapa sangka kalau Shahnaz ternyata pernah divonis mengidap penyakit yang sangat ditakuti kebanyakan wanita, yaitu kanker ovarium.

Kanker ovarium merupakan penyakit yang menyerang pada indung telur wanita.

Beruntung, Shahnaz berhasil sembuh dari penyakit nan mematikan ini.

Namun, ia tak mau lagi menyimpan makanan di kulkas sejak saat itu.

Shahnaz Haque Tak Mau Lagi Simpan Makanan di Kulkas

Artis cantik Shahnaz Haque adalah seorang survivor yang pernah merasakan keganasan penyakit kanker ovarium.

Pada 1998 atau 21 tahun lalu, Shahnaz didiagnosis terkena kanker ovarium dan memutuskan menjalani operasi setahun setelahnya.

Wanita 47 tahun ini mengakui, dirinya tumbuh dalam keluarga dengan riwayat kanker yang kuat.

Ibu dan neneknya meninggal dunia karena kanker, begitu pula ayah dari sang suami, Gilang Ramadhan yang meninggal karena kanker prostat.

Serta ada keluarga besar yang meninggal karena kanker payudara.

Sejak itu, dirinya mengakui ia berkomitmen untuk menjalani pola hidup sehat dan tidak sembarangan memilih asupan makanan.

Menyadari kalau dirinya membawa penyakit generatif, presenter ini tidak mau anak-anaknya ikut terkena penyakit ini.

Shahnaz memiliki kepedulian tinggi pada masakan, cara memasak hingga cara ia menyimpan bahan makanan pun menjadi perhatian untuk menjaga dirinya dan seluruh anggota keluarga.

Ibu tiga anak ini juga tidak sembarangan dalam memilih makanan.

Ia menjaga pola makan dengan berhenti mengonsumsi daging merah seperti rendang, makanan cepat saji, makanan kalengan, pun hanya sesekali mengonsumsi ikan asin dan makanan yang diolah dengan cara dibakar.

Menurutnya, daging merah kendati lezat namun berkontribusi menyuburkan pertumbuhan sel yang tidak baik.

Berusaha menyajikan makanan yang segar, ia sudah menghentikan menyimpan makanan di dalam kulkas.

Bahaya Makanan yang Dihangatkan

Seperti dilansir dari laman Department of Health & Human Services, State Government of Victoria, Australia yang mengatakan, menyimpan sauatu bahan makanan haruslah sesuai dengan jenis makanan tersebut.

Pasalnya, jika tidak memisahkan tiap bahan makanan, bakteri yang meracuni makanan dapat tumbuh di makanan beku saat mencair, jadi hindari mencairkan makanan beku di zona bahaya suhu.

Makanan yang dibekukan untuk kedua kalinya kemungkinan memiliki tingkat bakteri keracunan makanan yang lebih tinggi bahkan bisa menyebabkan sel kanker tumbuh lebih ganas.

Hal ini pun akhirnya dipilih Shahnaz Haque dan Ia hanya menyimpan bahan makanan segar dengan wadah penyimpanan yang tepat.

Hal ini bertujuan agar kesegaran makanan tetap terjaga saat akan dimasak.

Penyajian makanan juga menjadi perhatian, Shahnaz tak lagi bolak balik memanaskan makanan dengan kata lain makanan yang dimasak harus langsung dihabiskan.

Shahnaz juga mengaku selalu menyempatkan diri memasak sendiri di rumah, dan tak pernah absen membawakan bekal untuk buah hatinya.

Selain menjaga pola makan, adik dari Marissa Haque ini juga rutin berolahraga dan melakukan pemeriksaan setiap tanggal 1 September.

Terdengar merepotkan pada awalnya, namun cara ini bisa menjadi inspirasi untuk menghindarkan kita dari penyakit berbahaya.

Semoga wanita di luar sana bisa mencontoh cara Shahnaz Haque dalam menyimpan dan menyajikan makanan ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *