close
Latihan Direct Link
MediaGosip

4 Bulan Berlalu Ditinggal Pergi Putra Ustaz Arifin, Nadzira Istri Ameer: Ya Allah Apakah Aku Diciptakan Sendirian

Istri mendiang Ameer Azzikra Nadzira Shafa tak mampu menahan tangisnya saat kembali menceritakan kebersamaan dirinya dengan almarhum suaminya.

Hal ini terungkap saat dirinya menjadi bintang tamu YouTube Ngobrol Asix, yang dikutip Sripoku.com Sabtu(19/3/2022).

Wanita 21 tahun itu mulanya menceritakan perjalanan dirinya bisa kenal dan menikah dengan putra almarhum Ustaz Muhammad Arifin Ilham.

Nadzira Shafa menceritakan jika dirinya berasal dari keluarga broken home, ayah dan ibunya berpisah yang membuat dirinya tak mendapatkan kasih sayang dari keluarga tak utuh.

Namun saat dirinya memutuskan menikah dengan Ameer Azzikra, Nadzira Shafa mengaku mendapatkan kehangatkan kasih sayang dari seorang suami.

“Tiba-tiba aku mendapatkan kehangatan dari suami, pas bang Ameer ngak ada berat bagi aku, karena pada saat itu aku menaruh haparan besar di pundak Ameer. Tapi ternyata Allah kasih jalan lain,” kata Nadzira.

Namun Nadzira mengaku tak ingin menyia-nyiakan enam bulan kebersamaan dengan almarhum suaminya itu.

Selama menjalani masa iddah kata dia dirinya menulis novel menceritakan kehidupan dirinya dengan mendiang suaminya Ameer Azzikra.

“Novel judulnya 172 hari, karena kebersamaan dengan bang Ameer selama 172 hari,” kata dia.

Selama rentang waktu itu, Nadzira betul-betul merasakan kebahagian bersama sang suami.

Sampai ia tak sadar air matanya mulai menetes dan membasahi pipinya.

Nadzira ingin sekali kalau seandainya bisa memutar balik waktu.

Ingin mengucapkan rasa terima kasih dan maaf kepada sang suami.

Sebab ia akui, sebelum mendiang suaminya pergi kata maaf dan terima kasih sering kali terucap dari mulut Ameer untuk dirinya.

“Tapi saya tak pernah jawab maaf dan terima kasih dari suami, saya baru sadar, kalo waktu bisa kembali aku ingin mengucapkan hal yang sama,” kata dia.

Nadzira mengaku dirinya mendapatkan sosok yang ia impikan selama ini di dalam sosok suaminya.

“Ngak pernah marah,” tanya Shanty.

“Ngak pernah” jawab Nazhira.

Nadzira pun menceritakan kehidupannya terdahulu saat dirinya belum bersama sang suami.

Perpisahan orangtuanya menyebabkan dirinya dan keempat saudaranya harus menjalani kehidupan berpisah.

Sehingga Nadzira mengaku harus menjalani kehidupan sempurna, supaya dirinya bisa diterima orang dan tidak ditinggal.

“Saya tinggal sama guru ngaji, yang aku sukuri aku jatuh kepada orang yang benar, jadi selama masa itu aku banyak belajar ilmu agama,” kata dia.

Kenyataan hidup itu akhirnya membuat dirinya tidak mudah mengeluh karena selalu merasa bisa.

“Aku harus selalu berada di kaki aku sendiri, mau aku sakit aku harus kuat, karena aku harus menopang sendiri,” kata dia.

Tapi kepergian sang suami sangat ia merasakan kehilangan.

Sebab ia merasa dari kecil sudah sendirian, begitu sudah punya suami malah sudah pergi untuk selamanya.

“Bang Ameer pergi, aku sempat merasa Ya Allah kok dari kecil aku sendirian terus sampai saat ini, kadang tiap malam aku mikir setiap itu,”

“Apakah aku diciptakan sendirian terus ya” kata dia.

“Enggak lah, mungkin ada jalan yang lebih baik lagi,” kata Ashanty.

Sumber: Sripoku

Leave a Reply

Your email address will not be published.