News, Seleb  

Ashanty Curhat Panjang Usai Dihujat Warganet Setelah Positif Covid-19: Lagi Sakit Pun Masih Disakiti

Istri Anang Hermansyah, Ashanty, curhat panjang usai dihujat warganet.

Ashanty banyak dihujat setelah dirinya dinyatakan positif Covid-19 sepulang dari Turki.

Melalui story di akun instagramnya, @ashanty_ash, Ashanty menyampaikan curahan harinya.

Ashanty mengaku sedih dengan warganet yang menghujatnya padahal tidak mengetahui alasan Ashanty dan keluarganya pergi ke Turki.

Terlebih dirinya juga mentaati aturan pemerintah, bukan kabur saat dinyatakan positif Covid-19.

“Buat kalian yang mencaci disaat kondisi aku lagi begini aku ucapkan terima kasih, semoga kalian diberi kesehatan. Kalian nggak pernah tahu alasan seseorang untuk melakukan sesatu, tetapi begitu ringan menghujat. Kalian tidak pernah tahu isi hari orang lalu bisa seperti yang paling paham.

Kita pergi juga bukan murni liburan, ada hal-hal lain. Kita rencana pergi juga sebelum tahu ada virus baru dan disaat memang udah banyak orang yang pergi-pergi juga. Kita ikuti aturan dan prosedur setelah bepergian pun kalian hujat dengan seenak-enaknya, tanpa memikirkan perasaan orang yang kalian mungkin ngga tau kondisi hati, psikis dllnya.

Kasus covid tiap hari bertambah dan bermutasi selama 2 tahun ini dan kita ngga pernah tau sampai kapan. Jujur sedih ya liat bagaimana kalian begitu mudah mencaci orang lain yang bahkan kalian tidak tau kenapa orang tersebut harus pergi, apa alasannya, bagaimana dll.

Kecuali saya kabur saat positif, kecuali saya diam-diam pulang ke rumah, saya bahkan diam di rs dari kemarin supaya tidak terjadi kegaduhan nanti dibilang diam-diem aja positif, saya tulis saya positif dibilang klarifikasi,” tulisnya sebagaimana dikutip Tribunnews.com, Sabtu (8/1/2022).

Meski demikian, dengan hujatan yang ia terima, Ashanty mengaku justru mengetahui siapa yang betul-betul sayang dengan dirinya.

Mertua Atta Halilintar ini mengatakan apa yang ia alami merupakan musibah dan tentunya semua orang tidak ada yang menginginkannya.

“Jadi tau sih siapa yang bener-bener sayang sama kita dan siapa yang tidak. Jadi tau juga mana yang bener temen dan yang bukan. Yang selalu komentar, tanpa bertanya dulu alasan kita. Mungkin aja suatu saat yang menghujat, yang nyinyir, yg seudzon ada di posisi kita dan baru bisa merasakan apa yang kita lalui.”

“Bisa aja sewaktu-waktu kalian yang mengalami ini. Ini musibah sakit pasti semua ngga mau dan bisa kena dimana aja. Kecuali virus ini udah dimana-mana dan virus baru pun selalu ada dan udah ada dan bermutasi. Sampai sini pun kita karantina dan isolasi, ngga kabur, ngga kemana-mana dan ikutin prosedur yang ada. Lagi sakit pun masih disakitin (emoticon nangis),” tulisnya lagi.

Curhat Ashanty di insta storynya

Ashany mengatakan kepergiannya ke Turki tidak sekedar liburan.

Hal ini karena tahun lalu, tulis Ashanty, dirinya sudah ke Turki untuk berobat.

Apabila tujuannya untuk liburan, Ashanty mengaku lebih baik ia memilih negara lain seperti Amerika atau negara-negara Eropa.

“Udah 2 tahun Covid berjalan dan ngga tau sampai kapan. Ada yang harus kerja, ada yang harus sekolah, ada yang harus ketemu keluarganya karena kangen, ada banyak hal lain. Kalau kalian ada rezeki lebih pasti akan mengikuti keinginan kalian selagi mampu. Hak kalian mau pergi atau mau di rumah aja.

Setahun pertama kita bener-bener berdiam diri di rumah. Lalu setelah setahun baru ke Turki buat berobat karena Singapura ditutup saat itu, untung pulang negatif jadi kalian ngga bully. Sekarang pergi lagi dengan tujuan lain dan pulang positif langsung isolasi, masih salah juga.

Kalau niatnya liburan atau mau happy-happy ngapain berapa tahun ini bolak-balik ke Turki terus, mending ke US, Eropa dll. Artinya ada sesuatu yang penting buat kita kan. Toh negara lain udah banyak yg buka.

Lagian kalau orang lain mau pergi, mau kemana pun itu hak masing-masing. Kita semua juga harus move on, yang penting ikutin aturan, misalnya pulang ya karantina, sakit ya isolasi ke rs, apa yang salah?,” tulisnya.

Ashanty disela-sela peluncuran bisnis skincare AExpert di kawasan Pondok Insah, Jakarta Selatan, Senin (4/10/2021).

Ashanty mengatakan dirinya stress karena komentar-komentar warganet.

Ia meminta doa warganet agar ia bisa melewati masa-masa saat ini.

“Orang yang jari-jarinya aja jahat gimana mulut dan aslinya ya, sekali lagi kalian ngga pernah tau rasanya lagi sakit isolasi, harus stress drop bukan karena penyakit tapi karena bacain komentar-komentar kalian yang sangat-sangat menyakitkan. Atau yang nyinyir tanpa tau sebabnya. Doain aja semoga aku selamat melewati ini dan bisa mendoakan balik yang baik-baik buat kalian yang udah menghujat,” tulis Ashanty.

Ashanty kemudian mengungkap kondisinya saat ini.

Dikatakannya, ia hanya mengalami gejala ringan.

Berbeda dengan saat dirinya terkena Covid-19 tahun lalu dimana ia harus masuk ke ICU.

Ashanty menduga, kondisinya saat ini dipengaruhi oleh vaksinasi yang telah ia jalani.

Ia juga belum tahu apakah varian Covid yang menyerangnya ini varian Omicron atau bukan.

“Saya udah 2 kali vaksin. Alhamdulilah yang kali ini gejala ringan, tidak seperti yang dulu kena. Mungkin karena udah vaksin juga ya. Lalu ini omicron atau bukan saya juga belum paham, intinya pas PCR positif covid!. Saya langsung isolasi di rs dan semua yang berdekatan grup kami ke Istanbul semua karantina di hotel sesuai aturan pemerintah. Dan pcr 2 kali terakhir di Istanbul pun negatif.

Skrng yang dirasakan hanya flu biasa dan sedikit batuk. Saya masih bisa chat dll, karena keadaannya alhamdulilah masih baik walau masih dipantau dokter karena ada autoimun. Beda sama yang awal dulu kena sebelum vaksin paah sekali sampe masuk ICU. Berarti menurut saya vaksin ini efektif sekali. Nanti aku share detail ya buat yg mau tanya apa yang dirasain dll. Karena takutnya kalian mikir ini flu atau biasa ternyata positif tapi kita ngga sadar,” tulisnya.

Terakhir, Ashanty berterima kasih kepada warganet yang mendoakan dan memberikan dukungan kepadanya.

Ia mengaku terharu.

“Terima kasih buat doa dan perhatian kalian yaa, aku terharu bagaimana kalian yang mendoakan dan mensuport dan belain sampe segitunya padahal kita ngga saling kenal. Hanya Allah yang bisa membalas kebaikan dan ketulusan hati kalian. Aku bawa kalian supaya yang mendoakan aku kedalam shalatku. Semoga kalian dijauhkan dari yang tidak baik dan selalu diberi kesehatan. Sekali lagi makasih buat doa dan perhatiannya,” tulisnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Jumat (7/1/2021) kemarin, Ashanty mengumumkan dirinya positif Covid-19 setelah pulang dari Turki.

Hal itu berdasarkan tes PCR setibanya di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta.

Sementara itu, diberitakan Tribunnews.com, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan ada 15 orang terpapar Covid-19 di pesawat yang ditunggangi rombongan keluarga besar Ashanty.

Dari 15 orang yang terpapar, 8 di antaranya dari rombongan keluarga besar Ashanty, yang berinisial V, JC, RAS, S, SH, KTS, AHH, dan MTH.

“Kita mendapatkan dari keluarga besar yang melakukan perjalanan itu 8 orang positif, di mana 6 orang perempuan dan 2 orang laki-laki,” kata Siti Nadia Tarmizi di kantornya, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (7/1/2022).

“6 perempuan inisial V, JC, RAS, S, SH, KTS. Dan 2 pria AHH, MTH positif Covid-19,” lanjutnya.

Namun apakah mereka semua terpapar Covid-19 varian omicron atau tidak belum dapat dipastikan, karena hasil tes-nya belum keluar.

“Kalo sampai saat ini semua statusnya masih positif Covid, jadi mereka sedang menunggu pemeriksaan untuk memastikan apakah mereka terpapar varian omicron atau tidak,” ujar Siti Nadia Tarmizi.

Anang Hermansyah ketika ditemui di tokonya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (23/8/2021) malam.

Saat ini, rombongan keluarga besar Ashanty yang terpapar Covid-19 tengah menjalani isolasi mandiri di rumah sakit.

Sebagai tambahan, Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan sejauh ini di Indonesia sudah terdapat 254 kasus orang yang terpapar virus Covid-19 varian omicron.

“Sampai saat ini udah 254 kasus omicron yang kita deteksi di mana 15 adalah transmisi lokal, yang lainnya pelaku perjalanan luar negeri,” ungkapnya.

 

(Tribunnews.com/Daryono/Anita K Wardhani)

Leave a Reply

Your email address will not be published.