Nggak Mahal, Obat Tradisional Untuk Mengencerkan Darah, Cuma Perlu Bahan Alami yang Ada di Dapur Ini

Penggumpalan darah merupakan proses terjadinya gangguan dalam proses koagulasi atau istilah yang lebih sederhananya ialah terjadinya darah yang membeku.

Pada umumnya darah mulai membeku setelah adanya cedera, hal ini untuk mencegah terjadinya kehilangan darah dalam jumlah besar.

Secara alami, sebenarnya tubuh kita memang membutuhkan penggumpalan darah.

Namun, apabila penggumpalan darah tersebut terjadi secara berlebihan maka bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Untuk itu kita harus menjaga lancarnya sirkulasi darah dan perlu untuk mengonsumsi bahan alami yang dapat mengencerkan darah.

Bahan alami tersebut bisa kita dapatkan dari tanaman herbal di sekitar kita.

Sirkulasi darah yang lancar akan membantu menyediakan nutrisi dan oksigen bagi tubuh, terutama sel kulit dalam beregenerasi.

Berikut merupakan obat-obat tradisional yang dapat mengencerkan darah.

Nanas

Nanas merupakan tanaman yang mudah ditemukan di sekitar kita. Ternyata nanas mengandung senyawa bromelain yang bisa membantu mencegah pembekuan darah.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Hindawi pada tahun 2012 membahas tentang penggunaan bromelain sebagai anti pembekuan darah dalam tubuh.

Diketahui Bromelain dapat menghambat pembuatan fibrin dalam tubuh, yakni protein yang menyebabkan darah menggumpal.

Bawang putih

Bawang putih juga dipercaya sebagai obat alami yang dapat mengencerkan darah.

Hal ini karena bawang putih yang memiliki sifat antibiotik alami dan antimikroba.

Diketahui bahwa satu siung bawang putih mengandung alisin, yaitu senyawa aktif yang dipercaya berperan menjadi antikoagulan.

Jika Anda kesulitan untuk mengonsumsi bawang putih secara langsung, Anda dapat menambahkan satu atau dua siung bawang putih ke dalam jus kesukaan Anda.

Gingko Biloba

Tanaman yang juga dikatakan efektif untuk mengencerkan darah ialah tanaman Gingko Biloba.

Tanaman liar yang berasal dar China ini telah dipercaya sebagai obat tradisional selama ribuan tahun dan telah dibudidayakan di seluruh dunia.

Ginkgo juga merupakan suplemen herbal yang sangat populer di Amerika Serikat dan Eropa.

Banyak yang mengonsumsinya sebagai obat gangguan darah, masalah memori, dan energi rendah.

Sebuah studi melaporkan bahwa ekstrak ginkgo memiliki efek yang mirip dengan streptokinase, obat yang digunakan untuk mengobati pembekuan darah.

Kunyit

Obat alami lainnya yang dipercaya ampuh untuk mengencerkan darah ialah kunyit.

Sebuah penelitian dari Journal of Biochemistry and Molecular Biology pada tahun 2012 tentang aktivitas antikoagulan pada kunyit yang dipakai untuk bumbu kari.

Kurkumin dapat mencegah terjadinya penggumpalan darah dengan menghambat faktor-faktor pembekuan darah.

Jahe

Selain kunyit, jahe juga dapat mengencerkan darah secara alami.

Hal ini karena jahe mengandung salisilat, bahan kimia alami yang ditemukan di banyak tumbuhan.

Aspirin (asam asetilsalisilat) adalah turunan sintetis dari salisilat dan pengencer darah yang manjur.

Tetapi rempah anti inflamasi ini masih harus diperlukan penelitian lebih lanjut, terhadap potensi mengencerkan darah.

Cabai rawit

Tanaman selanjutnya yang dapat mengencerkan darah ialah cabai rawit.

Cabai rawit mengandung salisilat tinggi yang dapat bertindak sebagai agen pengencer darah yang ampuh.

Manfaat lain dari cabe rawit ini adalah menurunkan tekanan darah, meningkatkan sirkulasi, dan mengurangi sensasi nyeri.

Kayu manis

Kayu manis juga tergolong rempah yang dapat mengencerkan darah secara alami.

Kayu manis Kayu manis mengandung coumarin yang merupakan antikoagulan.

Antikoagulan merupakan zat yang dapat mencegah penggumpalan darah.

Bahkan kayu manis disebut dapat mengencerkan darah secara lebih kuat dibandingkan dengan makanan lainnya seperti cabai rawit.

sumber : bangka.tribunnews.

Leave a Reply

Your email address will not be published.